Kamis, 12 Maret 2015

Penulisan Tinjauan Pustaka

Tinjauan Pustaka mempunyai arti: 

*peninjauan kembali pustaka-pustaka yang terkait (review of related literature).
*Relevan dengan permasalahan penelitian anda
Kegunaan Tinjauan Pustaka:
(1) mengkaji sejarah permasalahan;
(2) membantu pemilihan prosedur penelitian;
(3) mendalami landasan teori yang berkaitan dengan permasalahan;
(4) mengkaji kelebihan dan kekurangan hasil penelitian terdahulu;
(5) menghindari duplikasi penelitian; dan
(6) menunjang perumusan permasalahan.

Sumber-Sumber Pustaka:
*1) abstrak hasil penelitian
*2) indeks
*3) review
*4) jurnal
*5) buku referensi
*6) Internet

       INDEKS
*Indeks menyediakan judul-judul buku yang disusun berdasarkan deskripsi utama masing-masing buku tetapi tidak menyediakan abstraknya,
*misalnya Indeks Internet akan ditampilkan sebagai berikut: bagian  heading (kepala berita) Internet, proxy server. Heading memberikan informasi pada kita buku mengenai Internet, hal utama yang dibahas ialah mengenai proxy server. 

REVIEW
*Review berisi tulisan-tulisan yang mensintesis karya-karya atau buku yang pernah ditulis dalam suatu periode waktu tertentu. Tulisan disusun berdasarkan topik dan  isi.
*Dalam review biasanya penulisnya memberikan perbandingan dan bahkan juga kritik terhadap buku atau karya yang direview oleh yang bersangkutan. Kadang penulis review juga memberikan kesimpulan alternatif kepada pihak pembaca yang tujuannya ialah agar pembaca dapat memperoleh pandangan yang berbeda dari buku yang dibacanya. 

JURNAL
*Jurnal berisi tulisan-tulisan dalam satu bidang disiplin ilmu yang sama, misalnya ilmu manajemen dalam ilmu ekonomi atau teknik informatika dalam ilmu komputer.
*Kegunaan utama jurnal ialah dapat digunakan sebagai sumber data sekunder karena pada umumnya tulisan-tulisan di jurnal merupakan hasil penelitian. Kita dapat juga menggunakan tulisan di jurnal sebagai bahan kutipan untuk referensi dalam penelitian kita sebagaimana buku-buku referensi.

BUKU REFERENSI
*Buku referensi berisi tulisan yang umum dalam disiplin ilmu tertentu. Ada baiknya kita memilih buku yang bersifat referensi bukn buku yang bersifat sebagai penuntun dalam menggunakan atau membuat sesuatu.
*Buku eferensi yang baik akan berisi tulisan yang mendalam mengenai topik tertentu dan disertai dengan teori-teori penunjangnya sehingga kita akan dapat mengetahui perkembangan teori dalam ilmu yang dibahas dalam buku tersebut. 

Penulisan Kutipan
Penulis yang tulisannya diacu dalam uraian hanya disebutkan nama akhirya saja, dan kalau lebih dari 2 orang, hanya nama akhir penulis pertama yang dicantumkan dlikuti dengan dkk atau et al:
Menurut Calvin (1978) .........
b. Pirolisis ampas tebu (Othmer dan Fernstrom, 1943) menghasilkan........
c. Bensin dapat dibuat dari metanol (Meisel dkk, 1976) ...Yang membuat tulisan pada contoh (c) berjumiah 4 orang, yaitu Meisel, S.L., McCullough, J.P., Leckthaler, C.H., dan Weisz, P.B.

Penulisan Daftar Pustaka
*Dalam daftar pustaka, semua penulis harus dicantumkan namanya, dan tidak boleh hanya penulis pertama diambah dkk atau et al. saja.
Contoh:
*Meisei, S.L., McCullough, J.P., Leckthaler, C.H., dan Weisz, P.B., 1 976, ....
Tidak boleh hanya:
*Meisel, S.L. dkk atau Meisel, S.L. et al.
*Lebih lengkap Baca buku pedoman penulisan Skripsi STIM Dhyana Pura terbaru….!

Derajat kesarjanaan
*Derajat kesarjanaan tidak boleh dicantumkan (tanpa penulisan Gelar akademik atau profesi penulis)

Pencarian Pustaka secara elektronis/on-line
*Informasi ilmiah tersebut tersedia dari media seperti: CD-ROM (yang dibaca lewat komputer), pita rekaman suara, pita rekaman video, dan lewat internet.
*Komponen dasar dari sitasi (pengacuan) pustaka adalah sebagai berikut: Nama akhir pengarang, Inisial. Tahun publikasi (bila ada). Judul karya. Judul tempat atau media informasi (tanggal informasi dikumpulkan dari media tersebut).

Contoh penulisan daftar pustaka hasil 
penulisan online
Contoh untuk situs FTP (File Transfer Protocol):
Johnson, P. 1994. Tropical Indonesian Architecture ftp://indoarch.com/Pub/CCC94/johnson-p (22 Apr. 2000).
Contoh untuk situs WWW (World Wide Web):
Djunaedi, A. 2000. The History of Indonesian Urban Planning.. http://www.mpkd -ugm.ac.id/adj/riset99/ (18 Apr. 2000).
Contoh untuk informasi lewat e -mail:
Djunaedi, A. 22 Maret 2000. The urban pattern of some coastal cities in the northern Central Java.. research-news@ugm.ac.id (19 Apr. 2000).




KORELASI

Korelasi adalah salah satu teknik statistikyang digunkan untuk mencari hubungan antara dua variabel  atau lebih yang sifatnya kuantitatif. Misalnya: apakah ada hubungan antara mutu bahan penyusun beton dengan kuat tekan beton?


Untuk mengetahui korelasinya, maka harus diketahui grafik yang disebut diagram pancar sebagaimana yang telah dibahas di depan. Salah satu syarat penggunaan teknik korelasi adalah bahwa hubungan variabel x dan y adalah “LINIER”.

Koefisien Korelasi

Apabila grafik/diagram pancar menunjukkan adanya hubungan linier antara variabel, hal ini disebut dengan “koefisien korelasi”. Jadi koefisien korelasi merupakan ukuran besar kecilnya atau kuat tidaknya hubungan antara variabel-variabel apabila bentuk hubungan tersebut linier.
Koefisien korelasi yang dinyatakan dengan bilangan yang bergerak antara 0 sampai +1 dan 0 sampai -1. Apabila koefisien korelasi (r) mendekati +1 atau -1 berarti terdapat korelasi atau hubungan yang kuat, sebaliknya apabila mendekati 0 berarti terdapat hubungan yang lemah / tidak ada hubungan. Apabila r sama dengan +1 atau -1 berarti terdapat hubungan positif sempurna atau negatif sempurna.












Contoh
Soal hubungan antara  tegangan geser dan tegangan normal didapatkan persamaan regresi y=0,47+0,4x. hitung koefisien korelasinya !






Kamis, 05 Maret 2015

Contoh Soal Statistika dan Probabilitas



UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP TAHUN 2010/ 2011

Fakultas
: T e k n i k
Hari,Tanggal
:
Mata Uji
: Statistika dan Probabilitas
Jam ke
:
Jur/Progdi
: Teknik Sipil
W a k t u
:  90 menit
Semester
: II (Dua)
Penguji
: Team
Sifat
: Buku Tertutup

 

Petunjuk: Pilihlah dari soal A, B, dan C, masing-masing 1 soal untuk dikerjakan !

SOAL A

1.      Hasil uji CBR yang dilakukan di laboratorium didapatkan data sebagai berikut :
No
Nilai CBR (%)
Frekwensi
1
2
3
4
5
3 – 9
10 – 16
17 – 23
24 -  30
31 - 37
6
3
8
10
3
  1. Hitunglah nilai median, nilai modus dan nilai mean(dengan 3 cara) !.
  2. Hitunglah rata-rata simpangan  dan simpangan baku (dengan metode penyandian dan terkaan nilai tengah)!
  3. 50 % dan 80 % data terletak pada rentang berapa?
BOBOT 35%
2. Hasil uji geser langsung didapatkan nilai sudut gesek dalam tanah ( φ o) sbb :
12, 17, 20, 14, 12, 20, 25, 26, 30, 29, 17, 25, 19, 30, 10, 17, 25, 23, 20, 25, 23, 28, 20, 28,16, 12, 23, 30, 12, 15.
a.    Buatlah data tersebut dalam bentuk distribusi frekwensi !
b.    Hitunglah rata-rata simpangan  dan simpangan baku (dengan metode penyandian) data berkelompok tersebut!
c.    Hitunglah nilai median, nilai  modus dan nilai mean (dengan 3 cara) !
d.    50% data terletak pada rentang berapa?
         BOBOT 35%.

SOAL B

1.      Sebuah Kontraktor membuat 4 buah jembatan (1, 2, 3 dan 4) yang diselesaikan dalam waktu yang sama. Umur rencana jembatan 1 dan 3 adalah 10 tahun, sedangkan umur rencana jembatan 2 dan 4 adalah 15 tahun. Jembatan dipastikan runtuh setelah melewati umur rencananya. Dalam umur rencana, masing-masing jembatan mempunyai dua ketidakpastian yang sama, yaitu: tidak runtuh (A) dan runtuh (B). Hitunglah:
a.       Probabilitas hanya satu jembatan runtuh pada tahun ke 10
b.      Probabilitas dua jembatan runtuh pada tahun ke 10
c.       Probabilitas tiga jembatan runtuh pada tahun ke 15
d.      Probabilitas semua jembatan runtuh pada tahun ke 15
BOBOT 35%.
2.      Survei terhadap 500 orang yang menggunakan angkutan umum dalam aktivitas keseharian di Jakarta menghasilkan data sebagai berikut:
Jenis moda transportasi
Jumlah pengguna
Bus
KRL
Taksi
Bus dan KRL
Bus dan Taksi
KRL dan Taksi
334
309
240
170
138
117

Hitung probabilitas responden yang menggunakan moda transportasi:
a) semua moda transportasi
b) hanya KRL
c) KRL tetapi bukan Bus
d) Bus tetapi bukan Taksi
BOBOT 35%.

SOAL C

1.      Harapan menyala  dari lampu lalu lintas terdistribusi secara normal, dengan mean 1500 jam dan deviasi standard 75 jam.
a.       Berapakah probabilitas bahwa sebuah lampu akan bertahan antara 1450 dan 1500 jam?
b.      Berapakah persentase lampu yang bertahan lebih dari 1500 jam?
(bobot 30%)
2.      a) Sekelompok data diketahui terdistribusi normal dengan mean 40 dan standar deviasi 6.
    Tentukan nilai dari x dimana 45% data terletak di sebelah kirinya !
b) Nilai tengah angka pada nilai ujian akhir Mata Kuliah Statistik adalah 72 dan simpangan baku
    9. Apabila 10% nilai teratas mendapatkan nilai A, berapakah angka minimum seorang
    mahasiswa agar mendapat nilai A ?
(bobot 30%)